Foot Reflexology


Bulan Januari lalu saya sempat ke Singapura untuk suatu keperluan. Saat berjalan-jalan di Orchard Road, mata saya tertarik pada sebuah gambar yang dipajang di depan sebuah kios yang menawarkan jasa foot reflexology. Ya, kita dapat menemukan tempat-tempat yang menyediakan jasa seperti ini di sepanjang jalan dan mall yang berada di Orchard Road.

Yang membuat saya tertarik adalah gambar tersebut menunjukkan peta refleksi pada tapak kaki dengan sangat jelas. Sehingga saya yang punya kebiasaan melakukan foot reflexology ini jadi tau bagian tubuh mana saja yang mendapat reaksi dari pijatan di telapak kaki.

Foot reflexology memang bukanlah hal baru, tapi saya benar-benar merasakan manfaat dari pijatan ini. Biasanya saya menggunakan alat pijat khusus yang terbuat dari plastik bening untuk memijat titik-titik tertentu pada telapak kaki yang mempunyai hubungan dengan bagian tubuh. Yang paling praktis adalah dengan memakai sandal khusus untuk refleksi yang terbuat dari kayu dengan tonjolan-tonjolan kayu kecil berujung tumpul yang diletakkan hampir merata di bagian telapak kaki. Alasan saya menggunakan sandal yang terbuat dari kayu ini adalah karena pijatannya lebih terasa dibandingkan alas kaki untuk refleksi yang terbuat dari plastik (sandal ataupun alas yang biasa dimasukkan ke dalam sepatu). Untuk yang tidak terbiasa memang akan terasa sangat menyakitkan. Tapi saya pribadi biasa memakainya sambil berjalan-jalan di dalam rumah selama satu jam. Efek yang terasa adalah sakit pada bagian-bagian tertentu di telapak kaki. Apabila rasa sakitnya berkurang atau hilang, maka saya melepaskan sandal ini. Efek lainnya dan yang selalu dirasakan sehabis melakukan foot reflexology ini adalah…mengantuk. Ya, ini saya rasakan sendiri. Bahkan beberapa anggota keluarga yang saya habis pijat refleksi pada telapak kakinya akan segera terlelap tak sadarkan diri :)

Tapi yang jelas, foot reflexology ini dapat membantu mengurangi rasa sakit, bahkan menyembuhkan beberapa sakit ringan seperti sakit kepala (migren), sakit perut (nyeri haid), bahkan anak saya yang pernah menderita nyeri setiap buang air kecil, setelah saya pijat telapak kakinya pada bagian tumit, dia langsung terlelap dan ketika bangun alhamdulillah, rasa nyeri tersebut hilang.

Memang ada bebarapa penyakit yang tidak bisa langsung sembuh begitu saja. Dan ini memerlukan pijatan yang berulang-ulang. Tapi untuk beberapa penyakit ringan seperti yang saya tulis di atas, efeknya langsung terasa. Dan karena efeknya bisa membuat orang mengantuk, saya rasa sangat cocok untuk yang menderita susah tidur :)

Anyway, apabila anda ingin mencoba memijat telapak kaki anda sendiri, yang perlu diingat dan diperhatikan adalah barhati-hati memijat bagian-bagian telapak kaki karana bagian yang anda pijat akan berpengaruh pada bagian tubuh seperti pada gambar di atas. Lakukan pijatan secara perlahan dan teratur dengan menggunakan alat pijat khusus yang berujung tumpul (membulat) atau bisa juga dengan jari tangan anda sendiri (asal kuku anda tidak panjang). Cobalah pijat pada bagian tertentu dengan menekankan ujung jari telunjuk anda. Apabila terasa sakit, atur tekanan jari anda dengan menambah atau mengurangi tekanan. Tahan selama beberapa detik, dan kemudian lepaskan. Ulangi beberapa kali sampai sakit berkurang. Untuk permulaan cukup beberapa menit saja melakukan pijatan pada titik yang sama. Apabila sakit yang anda rasakan pada bagian telapak kaki yang dipijat belum hilang, pijatan dapat diulangi keesokan harinya. Begitu seterusnya. Tidak usah terburu-buru. Karena untuk yang pertama kali melakukan foot reflexology biasanya tidak akan tahan dengan sakit yang dirasakan (apabila ada). Jangan memaksakan diri. Ulangi beberapa hari kemudian setelah sakitnya hilang atau berkurang. Dan selama itu anda bisa rasakan sendiri efeknya pada tubuh anda. Biasanya tubuh akan terasa lebih rileks setelah pemijatan.

Nah, selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

About these ads

5 thoughts on “Foot Reflexology

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s